Wednesday, August 15, 2012

IF I ONLY HAD TIME



IF I ONLY HAD TIME
  (image by Heleneee)
So much to do
If I only had time, if I only had time
Dreams to pursue
If I only had time they'd be mine

Time like the wind
Those are hurrying by and the hours just fly

Apakah Anda merasakan hal sama dengan yang dirasakan John Rowles dalam lagunya di atas?
Betapa waktu berjalan sangat cepat dan berlalu ….lalu kita mulai merenung… apa yang sudah kita lakukan?
Tak sempat lagi kita menghitung hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum’at. Dan Thanks God It’s Friday…..mulai berasa bukan kenikmatan lagi karena sebelum habis Jum’at ini kita nikmati telah datang Jum’at berikutnya ..dan begitu seterusnya.

Lalu apa isi hari-hari kita yang berlalu cepat itu?
Sebagai pribadi, apakah kita sudah menjadi pribadi yang lebih baik? Apakah semakin dekat kita dengan Tuhan?
Sebagai anggota keluarga, apakah kita sudah memerhatikan keluarga kita, dan menyadari bahwa bukan tidak mungkin hari ini adalah hari terakhir kita bertemu dengan orang-orang yang kita sayangi dan cintai tersebut…
Sebagai karyawan, apakah kita sudah memberikan hasil kerja terbaik bagi perusahaan atau melewatkan minggu minggu kerja kita begitu saja tanpa hasil yang signifikan?

Kalau selama ini belum sempat terpikirkan, sekaranglah saatnya, jangan tunda lagi.

Masih ingat cerita tentang seorang ibu yang mengabaikan permintaan sederhana anaknya karena si ibu terburu-buru berangkat ke kantor? Permintaan sederhana anak seusia 9-10 yang minta ibunya memandikannya di pagi hari. Begitu sederhananya sehingga si ibu menganggap permintaan yang mengada-ada dan mengabaikannya. Pada akhirnya, penyesalanlah yang datang, ketika si ibu harus memandikan tubuh anaknya yang sudah tak bernyawa lagi. Saya merinding ketika mengetikkan kalimat terakhir. Tak kan pernah terbayangkan oleh saya seperti apa rasanya dan tidak ingin.

Jangan menolak bayangan yang melintas di pikiran Anda, saat Anda mengandaikan hal tersebut terjadi pada Anda. Toh Anda tidak sedang berdoa dan memintanya. Tetapi inilah saat yang tepat bagi saya dan Anda, kita, untuk mulai belajar memanfaatkan waktu dengan lebih bijaksana.

Sebagai makhluk-Nya, apakah kita sudah menjadi manusia yang lebih baik dan semakin dekat dengan sang Khalik? Apakah rasa syukur kita sudah melebihi keluh kesah kita? Bersyukur tak hanya pada hal-hal kasat mata atau hal luar biasa yang kita terima. Bersyukur akan hal-hal sederhana namun maknanya luar biasa. Andai bernapas itu bayar, maka berapa rupiah yang harus kita bayarkan untuk setiap helaan napas kita? sepanjang hidup kita?
Mungkin Ramadhan ini adalah waktu yang ‘pas’ untuk memulai berbenah diri, jika memang moment merupakan hal penting dalam melakukan sebuah perubahan spiritual.

Datang pagi pulang petang tanpa makna yang jelas tentunya bukan tujuan kita datang ke kantor sebagai seorang karyawan. Ada tanggung jawab kita di sana untuk berkontribusi secara utuh kepada perusahaan dimana kita bekerja sebagaimana janji kita saat diterima bekerja di perusahaan tersebut.
Bukan hal yang luar biasa bila perusahaan meminta kita untuk tinggal sedikit lebih lama guna mengejar deadline yang tak terelakkan.

Namun, jangan biarkan pekerjaan membelenggu kita sehingga tak ada lagi waktu yang tersisa untuk keluarga. Life Balance, keseimbangan hidup, personal dan profesional. Kita lah yang menciptakan. Bukan hanya melulu masalah kuantitas (waktu) namun juga kualitas setiap pertemuan dengan keluarga yang juga penting. Anda tidak ingin bukan di suatu acara jalan-jalan keluarga, sang Ayah asyik dengan Ipad-nya, sang ibu asyik dengan BB-nya, sang anak asyik dengan PSP-nya. Itukah yang disebut kebersamaan dalam keluarga? Bersama-sama asyik dengan gadget masing-masing?

Intinya, gunakan waktu kita dengan lebih bijaksana sebelum waktu meninggalkan kita atau kita meninggalkan waktu….. karena hidup itu terlalu singkat…

……
Where to begin
There are mountains I'd climb, if I'd time
Since I met you I've glored
Life really is too short, lovin' you
So many things we could make true
A whole century isn't enough to satisfy me


Salam,
Oktira Kirana 

No comments: